Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pengetahuan Pasar Modal

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Pengen Mulai Investasi Saham Tapi Uangnya Belum Cukup ? Ini Solusinya !

Pernahkah anda mendengar pernyataan seperti ini? "Saya pengen banget mulai investasi saham tapi uangnya belum cukup".  Pernyataan di atas ada benar nya juga. Bagi kita yang penghasilannya tidak bersisa setiap bulan setelah menerima gaji atau dari hasil usaha, maka kita akan sulit memulai "Nabung Saham". Apalagi keuangan kita malah minus untuk menutup utang-utang yang kita miliki. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal-hal di atas, yaitu : 1. Penghasilan kita memang kecil Contoh saja kita memiliki penghasilan sebesar UMR bahkan di bawah UMR, namun kita harus membayar biaya kost2an, transportasi, telekomunikasi, dan juga nongki2 cantik. Terkadang lifestyle kita tidak hedon dan hanya biasa2 saja. Apa daya, karena penghasilan kita kecil mau tidak mau uang yang kita kumpulkan setiap bulannya akan habis begitu saja untuk memenuhi biaya hidup. Solusi dari masalah ini : - Kita harus memperbesar kapasitas diri kita , agar kita memiliki peluang berkarir yang lebih baik. Car

Cara Memulai Investasi Saham (Buka Rekening Saham Online)

Bagi yang belum mengenal dunia saham, sering sekali berpikir bahwa investasi saham merupakan suatu hal yang sangat ribet, harus memiliki modal/uang yang besar, harus bisa membaca grafik dan harus dimulai dengan IQ Tinggi. Padahal semua itu tidak benar.  Fakta-fakta tentang saham yang harus kalian ketahui: 1. Investasi saham dapat dimulai dengan modal yang sangat kecil , Rp100ribu pun sudah bisa memulai. 2. Setelah buka akun saham, kita tidak harus memantau terus pergerakan harga saham . Balik lagi kepada diri kita. Apakah kita ingin melakukan trading (beli lalu dijual) atau kita hanya beli untuk dikumpulkan dan baru akan dijual lagi di masa depan. 3. Perusahaan yang bisa kita beli sahamnya adalah perusahaan-perusahaan terbuka (Tbk) . Jadi kalau kamu membaca PT. XXX Tbk , artinya kamu bisa menjadi salah satu pemegang saham di perusahaan itu. 4. Investasi Saham bisa menghasilkan untung yang sangat besar. Tentu saja ini bisa terjadi kalau kita memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.

Mengenal Istilah Discounted Cash Flow (DCF) pada Investasi

Dalam menilai suatu perusahaan, kita dapat melihat dari berbagai sudut pandang. Terkadang kita melihat prospek perusahaan dari sisi pertumbuhan omzet, pertumbuhan pengguna, hak paten, goodwill, inovasi produk, dsb. Salah satu faktor penting dalam berinvestasi adalah melihat berapa jumlah uang cash yang ada pada company tersebut. Logika sederhananya, ketika suatu perusahaan bangkrut dan dilikuidasi maka semua aset akan dijual dan dibagi kepada para pemegang saham, termasuk juga uang cash yang ada pada perusahaan. Nah menariknya, kita dapat mengukur estimasi pertumbuhan hasil investasi kita jika kita berinvestasi pada suatu perusahaan, inilah yang dinamakan metode DCF alias Discounted Cash Flow . Ketika suatu perusahaan mampu menghasilkan arus kas yang lebih besar di masa depan dari pada nilai investasi yang kita keluarkan pada waktu saat ini, maka perusahaan tersebut kemungkinan besar akan memberikan hasil yang positif kepada kita. Mengapa sih ada istilah diskon (discounted)? Istilah in

Inflasi dan Era Suku Bunga Tinggi Membuat Harga Saham Jatuh?

Inflasi yang terjadi di seluruh dunia menyebabkan harga-harga komoditas dan seluruh bahan makanan melambung tinggi. Harga minyak di Amerika juga melejit sangat tinggi. Fenomena ini akan terjadi di seluruh belahan dunia. Kita sudah mulai merasakan mahalnya harga makanan, dll. Sebenarnya inflasi sudah sering terjadi dalam dunia ekonomi, tapi yang terjadi kali ini sedikit "spesial" karena angkanya tergolong tinggi. Kita semua akan menjadi semakin berhemat dalam berbelanja. Bahkan perusahaan-perusahaan rintisan (start up) sudah mulai melakukan PHK besar-besaran. Saham-saham Bank Digital dan Teknologi baik Amerika maupun Indonesia juga ikut-ikutan tumbang. Peristiwa ini hampir mirip seperti Dotcom Bubble yang terjadi di tahun 2000.  Pada waktu itu, perusahaan-perusahaan Dotcom mencapai valuasi yang sangat tinggi dan tidak masuk akal. Pada akhirnya crash itu datang dan membuat valuasi perusahaan Dotcom menjadi kembali ke habitatnya. Tidak semua perusahaan itu bangkrut, seperti A

13 Istilah Reksa Dana yang Wajib Diketahui Investor

Sebelum memulai investasi pada reksa dana, sebaiknya kita mengetahui istilah-istilah yang ada pada reksadana. Jika kalian yang baru pertama kali membaca blog ini, sebaiknya kalian baca juga artikel sebelumnya yang membahas tentang pengertian Reksadana. Apa Itu Reksadana dan Jenis Reksa dana? Oke, balik lagi di artikel kali ini. Mungkin kalian akan sedikit asing mendengar istilah-istilah reksadana berikut. Langsung saja kita mulai ya guys. 1. Prospektus Prospektus berisi tentang informasi tertulis mengenai produk reksa dana yang ditawarkan kepada publik. Prospektus harus berisi informasi yang lengkap dan jelas. Mulai dari profile reksadana, resiko yang dikandung dalam reksadana tersebut, kapan reksadana tersebut dimulai, siapa manager investasi yang mengelola reksadana tersebut. Ada baiknya teman-teman harus membaca prospektus reksadana secara lengkap sebelum memulai investasi ya. 2. Manajer Investasi Manajer Investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk

Binary Options Murni Judi, Bukan Trading Apalagi Investasi !!!

Terkuaknya kasus penipuan yang dialami banyak masyarakat di Binary Options membuat regulator di negeri ini mulai memberantas situs-situs binary options dan para affiliator nya. Aplikasi dan situs Binary Options tersebut tidak memiliki izin dari Bappepti . Bappepti berada di bawah Kementrian Perdagangan Indonesia, yang mengatur tentang perdagangan bursa komoditas, wakil pialang berjangka, termasuk perdagangan mata uang (forex). Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang investasi dan trading, dimanfaatkan oleh banyak oknum untuk membuat situs-situs Binary Options yang mana merupakan situs judi berkedok trading. Situs ini menawarkan keuntungan investasi yang tidak wajar dan juga grafik serta chart nya hanya ada di dalam situs dan aplikasi tersebut. Hal ini merupakan sangat rentan, dimana pergerakan harga sangat mudah dapat dimanipulasi oleh pemilik situs. Sangat berbeda dengan trading saham, dimana harga saham BBCA pada penutupan saham hari ini pasti sama harganya di semua platform se

Apa Itu Inflasi dan Apa yang Menyebabkan Terjadinya Inflasi?

Media sangat sering menggunakan kata inflasi dalam berita-berita ekonomi yang beredar di Internet. Kita sebagai umat awam dalam bidang ekonomi sering tidak ambil pusing dengan istilah-istilah ekonomi yang sering sekali membuat kita puyeng. Banyaknya masalah dalam kehidupan ditambah lagi dengan istilah ekonomi yang bikin kita mules. So apa sih inflasi itu? Inflasi adalah kenaikan harga bahan-bahan pokok yang menyebabkan efek domino naiknya semua harga barang-barang dan jasa. Inflasi yang tinggi menyebabkan purchasing power (kekuatan pembelian) dari sebuah mata uang menjadi lemah. Secara sederhana, uang sebesar Rp10.000 jika dibelanjakan di tahun 1990an maka kita dapat memborong banyak belanjaan di supermarket. Sedangkan sekarang dengan uang Rp10.000 kita mungkin hanya bisa mendapatkan nasi bungkus yang sangat sederhana. Bahkan di beberapa daerah sudah tidak cukup lagi uang Rp10.000 untuk membeli sebungkus nasi. Begitulah logika inflasi yang sangat mudah untuk kita mengerti.  Inflasi

6 Jenis dan Tipe Saham Menurut Peter Lynch (Investor Legendaris Amerika Serikat)

Seorang pakar investasi saham dari Amerika Serikat, yaitu Peter Lynch dalam bukunya One Up On Wall Street pernah membagikan 6 jenis saham menurut kategori dan karakteristiknya. Sebelumnya kita kenalan dulu dengan sosok Peter Lynch. Peter Lynch adalah seorang manager investasi asal Amerika Serikat yang mengelola dana investasi bernama Magellan Fidelity . Selama 13 tahun mengelola Fund tersebut, Peter berhasil mencatat return tahunan sebesar 29%. FYI, Investor legendaris Warren Buffet hanya mampu mencetak return 20% per tahun. Namun semua ini tidak bisa dicompare bulat2 begitu saja. Total dana kelolaan dua legenda ini juga berbeda. Jauh lebih mudah mendapatkan return besar dengan dana yang sedikit dibandingkan mengelola dana yang banyak. Nah balik lagi ke topik kali ini, apa saja jenis saham yang digolongkan oleh Peter Lynch? 1. Slow Grower (Pertumbuhan yang lambat) Perusahaan yang masuk dalam klasifikasi ini adalah perusahaan yang sudah sangat matang. Biasanya perusahaan yang berada

Cara Menjadi Kaya Dengan Compound Interest

Jika berbicara investasi terkadang kita menjadi sangat bosan. Setelah kita beli saham, eh syukur2 harganya naik, yang sering terjadi harganya disitu2 saja dan cenderung turun. Terkadang kita sudah jual sahamnya, eh malah naik terus sampai menembus angkasa...hehehehe Mengapa bisa terjadi demikian? Jelas saja hal ini bisa terjadi karena dalam jangka pendek pergerakan harga saham ditentukan oleh voting beli dan jual yang terjadi di bursa. Ketika banyak yang ingin membeli suatu saham dengan harga tinggi, maka harganya akan cenderung naik dan yang terjadi adalah sebaliknya. Namun jangan khawatir, fenomena di atas dapat diatasi dengan Cara Berinvestasi dengan waktu yang panjang . Wah lama donk ya, kalau kita menunggu suatu saham naik terus. Uda keburu tua nih. Tidak seperti itu juga sobat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal di saham, kita harus mengalokasikan dana yang kita miliki dengan tepat. Jika kita memiliki Kekayaan Bersih sebesar Rp100 Juta, namun kita hanya berinvestasi sebesar Rp

Mengenal Lebih Dekat Risk dan Reward Ratio dalam Trading

Pernahkah anda mendengar Risk Reward dalam bisnis dan trading? Risk diartikan sebagai resiko yang ada dalam melakukan trading, sedangkan Reward adalah Keuntungan yang bisa kita dapatkan dalam melakukan posisi entry dalam trading . Mengapa Risk & Reward (R/R) ini sangat penting? Karena dengan mengetahui R/R yang kita inginkan, kita dapat meminimalisir kerugian dan memperbesar peluang kita mendapatkan profit dalam trading saham. Langsung saja kita lihat contoh nya : Jika kita ingin mengambil posisi Entry Buy pada saham: DYAN Buy: 100 Take Profit (TP) : 130 (Potensial Profit 30%) Cut Loss (CL) : 95 (Potensial Risk 5%) Dari data diatas kita dapat menghitung R/R Ratio yang kita punya adalah : 5% : 30% = 1:6  Artinya Posisi yang kita ambil memiliki p eluang 6X sedangkan kerugiannya 1X . Ketika kita masuk dengan uang Rp1 Juta maka kita mempunyai peluang profit Rp 300rb, sedangkan batas kerugian kita hanya Rp50ribu. Ingat teman-teman, persentase di atas hanya merupakan contoh saja. Kita

Tips dan Cara Menghindari Investasi Bodong (Tertipu Lagi Deh)

Apakah Sobat Investor pernah mendengar kalimat-kalimat seperti ini di bawah ini? "Investasi Disini, Pasti Cuan dan Auto Kaya !" "Suntik Modal Rp 10 juta, dapat cuan 20% per bulan" "Trading Emas, Deposit Minimal dan cuan 1% per hari" Jika teman-teman sering mendengar dan mendapat tawaran investasi seperti ini, maka teman-teman harus waspada. Dalam berinvestasi kita harus membuat logika kita berada di depan, bukan malah emosi. Mengapa kita gampang tertarik dengan penawaran-penawaran seperti di atas? Karena emosi kita sedang dimainkan. Manusia pada umumnya ingin mendapatkan uang dengan cara yang mudah dan cepat tentunya. Dengan mudah dan gampang nya, kita hanya memberikan uang dan langsung mendapatkan untung yang besar. Mengapa Investasi bodong tetap hidup dan malah berkembang? Kurangnya pengetahuan atau literasi keuangan adalah penyebab utamanya. Masyarakat kita terbiasa dengan hal-hal yang instan. Lihat saja perilaku dan tingkah pengendara di jalan raya, se

Cara Membeli Saham IPO di Bursa Efek Indonesia

Sebelum mengetahui cara membeli saham IPO , ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu saham IPO dan mengapa perusahaan melakukan IPO. Apakah itu IPO? IPO adalah singkatan dari Initial Public Offering yaitu Penarawan Umum Saham Perdana oleh perusahaan (emiten) kepada masyarakat.  Jadi, perusahaan memberikan penawaran saham kepada masyarakat untuk menjadi pemilik suatu usaha. Mengapa perusahaan melakukan IPO? Perusahaan melakukan IPO, yaitu untuk mengumpulkan dana dari masyarakat. Dana tersebut dapat digunakan untuk : - Membayar Utang Perusahaan - Mengembangkan (Ekspansi) Bisnis - Mengakuisisi atau membeli perusahaan lain Pada tahun 2021, Bursa Efek Indonesia membuat suatu terobosan baru agar para investor dapat membeli saham IPO pertama sekali dengan cara elektronik. Sebelumnya, para investor dapat membeli saham IPO dengan cara menghubungi Sekuritas yang bertindak sebagai Underwriter atau Penjamin Emisi Efek Emiten tersebut. Beginilah langkah-langkah yang harus kita lakuka

8 Perbedaan Saham dengan Forex

Bagi yang baru mengenal dunia trading terkadang belum tahu apa bedanya Saham dan Forex . Tentunya kedua instrumen investasi ini memiliki banyak perbedaan. Yuk kita bahas satu persatu, dari mana saja perbedaan saham dan forex. 1. Komoditas yang diperjualbelikan Pada saham, kita membeli sebagian kecil dari suatu perusahaan sehingga kita memiliki perusahaan tersebut walau sebagai minoritas. Kita membeli perusahaan tersebut dengan cara membuka akun di perusahaan sekuritas. Setelah membuka akun kita akan bisa membeli perusahaan-perusahaan terbuka (Tbk) yang ada di Indonesia.  Untuk membuka akun saham, klik disini. Selanjutnya, harga saham-saham tersebut akan naik turun sesuai permintaan dan penawaran yang terjadi di Bursa. Jadi, di dalam saham yang kita perjualbelikan adalah saham perusahaan. Pada Forex seperti namanya Foreign Exchange (Pertukaran Mata Uang) , kita melakukan jual beli mata uang atau currency. Kita tidak langsung membeli mata uang, contohnya : USD (US Dollar), melainkan kita

Right Issue Saham, Harga Teoritis, dan Cara Menebus dan Menjualnya

Hal penting yang harus kita ketahui tentang Right Issue adalah bahwa perusahaan menerbitkan lembaran saham baru sehingga saham yang beredar menjadi lebih banyak. Biasanya perusahaan melakukan Right Issue untuk memperoleh Dana untuk : -Membayar hutang -Berekspansi seperti membuka bisnis baru dan akuisisi -Keperluan lainnya Dalam Right Issue, kita harus memperhatikan Rasio Right Issue, Harga Teoritis, beserta tanggal-tanggal penting pelaksanaan Right Issue tersebut. Sering sekali rekan-rekan investor terkejut ketika selesai masa Cum Date untuk Right Issue , tiba-tiba harga suatu saham ketika perdagangan dibuka menjadi turun drastis. Tenang, itu adalah harga penyesuaian yang dilakukan karena aksi Right Issue yang dilakukan emiten tersebut. Nah, kita harus tahu berapa harga teoritis suatu saham ketika right issue akan dilakukan. Point penting disini adalah : Kita bisa mengetahui harga teoritis suatu saham jika kita sudah tahu berapa harga closing di tanggal cum date Right Issue nya. Berik

Daftar Saham Komoditas yang Dividennya Gede dan Rutin

Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu pendapatan yang bisa kita dapatkan di pasar modal adalah berupa dividen. Untuk mengetahui cara detail mendapatkan dividen, kalian bisa mengunjungi artikel di bawah ini  Cara Mendapatkan Dividen Saham Nah, setelah tahu cara mendapatkan dividen barulah kita melihat saham-saham mana yang akan membagikan dividen dalam waktu dekat atau saham mana yang dividennya besar dan rutin dibagikan oleh perusahaan setiap tahunnya. Pada artikel kali ini, kita akan melihat saham-saham komoditas yang rutin membagikan dividen. Seperti kita ketahui bersama, saham-saham komoditas adalah saham yang memproduksi bahan dasar sebagai awal dari sebuah proses industri.  Contoh barang-barang komoditas adalah Kelapa Sawit (CPO), Batubara (Coal), Nikel, Besi, Tembaga, Karet, Tebu, Coklat, dll . Umumnya barang-barang komoditas bergerak di bidang pertanian dan perkebunan. Berikut 5 Saham yang bergerak di komoditas dan rutin membagikan dividen setiap tahunnya : 1. PT. Bukit Asam Tbk

Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Dalam pasar modal, biasanya ada dua saham, yaitu saham biasa dan saham preferen . Apakah beda nya saham biasa dan saham preferen ? Mari bersama-sama kita ulas. Saham Biasa adalah Surat Berharga yang menyatakan kepemilikan seseorang atau lembaga terhadap suatu perusahaan . Saham biasa sangat mudah kita kenali, sama seperti saham-saham yang sudah pernah kita beli di Pasar Modal. Seperti kita membeli saham BBCA (Bank BCA) di bursa saham, artinya kita adalah pemilik Bank BCA dengan porsi yang sangat kecil. Sedangkan Saham Preferen adalah Jenis Saham yang memiliki hak-hak istimewa dibandingkan saham biasa. Hak-hak istimewa tersebut dapat berupa priotitas dalam pembagian dividen atau ketika perusahaan dilikuidasi(bangkrut) maka pemegang saham preferen lah yang berhak terlebih dahulu atas aset-aset perusahaan.  Komposisi Saham Preferen biasanya adalah berupa gabungan antara Obligasi dan Saham Biasa . Saham Preferen agak jarang diperjual-belikan di Bursa. Hal ini pula yang menyebabkan salah

Bolehkah Pinjam Uang Untuk Memulai Investasi Saham?

Banyak trader maupun investor pemula yang 'nekat' meminjam uang untuk memulai investasi saham. Apakah boleh melakukan hal demikian?  Meminjam uang untuk trading saham sangat tidak disarankan bagi seorang trader pemula. Mengapa Demikian? Berikut alasannya : 1. Harga saham dalam jangka pendek sangat sulit diprediksi Kenaikan dan penurunan harga saham dalam jangka pendek sangat fluktuatif dan sulit untuk diprediksi. Dengan meminjam uang untuk trading, sangat mungkin harga saham dalam jangka pendek bisa turun dengan drastis, sehingga kemungkinan kita menderita loss(kerugian) menjadi lebih besar. 2. Emosi ketika meminjam uang berbeda dengan ketika memakai uang dingin Ketika memakai uang pribadi alias uang dingin, kita lebih tenang dalam melakukan trading, namun ketika memakai dana panas(contoh :uang dapur) kita akan lebih mudah panik ketika planning yang kita buat tidak sesuai harapan yang kita inginkan. Apalagi jika kita memakai uang hutang, tentu kita akan lebih mudah panik. 3. S

Apa itu Stock Split dan Apa Manfaatnya Bagi Para Pemegang Saham ?

Stock Split adalah pemecahan saham yang dimiliki perusahaan menjadi beberapa saham baru. Kalau dipecah, berarti nominal saham nya menjadi kecil donk? Tentu merugikan para pemegang saham kah? Tenang, Stock Split dilakukan secara adil alias fair kok. Misalnya Saham Unilever pernah melakukan Stock Split pada Rasio 1:5 tahun 2019. Jadi ketika Saham UNVR berada di harga Rp50.000, sahamnya berubah menjadi Rp10.000. Nominalnya menjadi kecil, namun lembaran saham yang dimiliki para investor dikali 5. Seandainya kita memiliki 1000 lembar saham UNVR, maka sekarang kita memiliki 5000 lembar saham UNVR di harga Rp10.000 . Mengapa Perusahaan melakukan stock split? Tujuan perusahaan melakukan stock split adalah agar harga saham perusahaan menjadi lebih likuid (banyak diperjualbelikan) dan yang tak kala penting, harga saham menjadi bisa terus naik karena secara psikologis investor menganggap harga saham setelah stock split menjadi semakin murah. Namun stock split juga memiliki efek yang lain yaitu