Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Cara Memulai Investasi Saham (Buka Rekening Saham Online)

Bagi yang belum mengenal dunia saham, sering sekali berpikir bahwa investasi saham merupakan suatu hal yang sangat ribet, harus memiliki modal/uang yang besar, harus bisa membaca grafik dan harus dimulai dengan IQ Tinggi. Padahal semua itu tidak benar.  Fakta-fakta tentang saham yang harus kalian ketahui: 1. Investasi saham dapat dimulai dengan modal yang sangat kecil , Rp100ribu pun sudah bisa memulai. 2. Setelah buka akun saham, kita tidak harus memantau terus pergerakan harga saham . Balik lagi kepada diri kita. Apakah kita ingin melakukan trading (beli lalu dijual) atau kita hanya beli untuk dikumpulkan dan baru akan dijual lagi di masa depan. 3. Perusahaan yang bisa kita beli sahamnya adalah perusahaan-perusahaan terbuka (Tbk) . Jadi kalau kamu membaca PT. XXX Tbk , artinya kamu bisa menjadi salah satu pemegang saham di perusahaan itu. 4. Investasi Saham bisa menghasilkan untung yang sangat besar. Tentu saja ini bisa terjadi kalau kita memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.

Corporate Action Tanggal 30 Juni 2022

 IPO Bookbuilding          Thu, 30-Jun-2022 Tera Data Indonusa Tbk.   Book    :29 Jun - 05 Jul 2022  Price   :120-140               Habco Trans Maritima Tbk.    Book    :29 Jun - 01 Jul 2022  Price   :150-250               Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk.   Book    :30 Jun - 06 Jul 2022  Price   :120-130              Info: setiap 2 saham baru hasil IPO berhak atas 1 Waran Seri I  ⭐ Dividend Cum Date ⭐          Thu, 30-Jun-2022 CSAP  Catur Sentosa Adiprana Tbk.   Price   :9                     HRTA  Hartadinata Abadi Tbk.   Price   :10                    LIFE  Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk.   Price   :34                    MFMI  Multifiling Mitra Indonesia Tbk.   Price   :5                     PNBN  Bank Pan Indonesia Tbk.   Price   :20                    RAJA  Rukun Raharja Tbk.   Price   :6.98                  ⛔ Dividend Ex Date ⛔          Thu, 30-Jun-2022 SGER  Sumber Global Energy Tbk.   Price   :17                    💰 Dividend Payment 💰          Thu, 30-Jun-2022 BRIS  Bank Syari

Mengenal Istilah Discounted Cash Flow (DCF) pada Investasi

Dalam menilai suatu perusahaan, kita dapat melihat dari berbagai sudut pandang. Terkadang kita melihat prospek perusahaan dari sisi pertumbuhan omzet, pertumbuhan pengguna, hak paten, goodwill, inovasi produk, dsb. Salah satu faktor penting dalam berinvestasi adalah melihat berapa jumlah uang cash yang ada pada company tersebut. Logika sederhananya, ketika suatu perusahaan bangkrut dan dilikuidasi maka semua aset akan dijual dan dibagi kepada para pemegang saham, termasuk juga uang cash yang ada pada perusahaan. Nah menariknya, kita dapat mengukur estimasi pertumbuhan hasil investasi kita jika kita berinvestasi pada suatu perusahaan, inilah yang dinamakan metode DCF alias Discounted Cash Flow . Ketika suatu perusahaan mampu menghasilkan arus kas yang lebih besar di masa depan dari pada nilai investasi yang kita keluarkan pada waktu saat ini, maka perusahaan tersebut kemungkinan besar akan memberikan hasil yang positif kepada kita. Mengapa sih ada istilah diskon (discounted)? Istilah in

Inflasi dan Era Suku Bunga Tinggi Membuat Harga Saham Jatuh?

Inflasi yang terjadi di seluruh dunia menyebabkan harga-harga komoditas dan seluruh bahan makanan melambung tinggi. Harga minyak di Amerika juga melejit sangat tinggi. Fenomena ini akan terjadi di seluruh belahan dunia. Kita sudah mulai merasakan mahalnya harga makanan, dll. Sebenarnya inflasi sudah sering terjadi dalam dunia ekonomi, tapi yang terjadi kali ini sedikit "spesial" karena angkanya tergolong tinggi. Kita semua akan menjadi semakin berhemat dalam berbelanja. Bahkan perusahaan-perusahaan rintisan (start up) sudah mulai melakukan PHK besar-besaran. Saham-saham Bank Digital dan Teknologi baik Amerika maupun Indonesia juga ikut-ikutan tumbang. Peristiwa ini hampir mirip seperti Dotcom Bubble yang terjadi di tahun 2000.  Pada waktu itu, perusahaan-perusahaan Dotcom mencapai valuasi yang sangat tinggi dan tidak masuk akal. Pada akhirnya crash itu datang dan membuat valuasi perusahaan Dotcom menjadi kembali ke habitatnya. Tidak semua perusahaan itu bangkrut, seperti A