Langsung ke konten utama

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Maraknya Investasi Bodong, Berikut Modus-Modusnya !!

Di zaman pandemi yang serba sulit ini, banyak orang yang bisnis dan pekerjaan nya sedang menghadapi masa-masa sulit.  Ironisnya, banyak pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk mengeruk keuntungan dari orang lain dengan cara-cara penipuan.


Berikut beberapa modus investasi bodong yang sering dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab :

1. Dimulai dari sms-sms penipuan yang marak masuk di smartphone kita setiap hari.

Biasanya isinya kita mendapatkan hadiah, undian, dll. Pada intinya kita disuruh untuk membalas atau menelpon kontak tersebut agar mendapatkan hadiah kita.

Sebaiknya abaikan dan report saja sebagai spam sms-sms seperti ini.

2. Program Titip Dana

Ini biasa nya berupa modus titip dana dengan menjanjikan keuntungan yang besar dan diluar logika. Biasanya oknum berpura-pura membuka suatu bisnis, berinvestasi di saham, tambang emas, dll. Segala daya upaya biasanya dikerahkan agar masyarakat mempercayai bisnis tersebut, mulai dari memperlihatkan  rumah dan mobil mewah, orang-orang muda yang sukses, dsb.

Harap berhati-hati dengan skema penipuan seperti ini.

3. Robot Forex

Pesatnya arus informasi keuangan sekarang ini membuat banyak program otomatis yang ditawarkan seperti robot yang menghasilkan keuntungan yang stabil dan besar. Modus nya adalah nasabah disuruh untuk membeli software yang mahal dan sering kali itu hanyalah sebuah modus. Industri forex adalah industri dengan leverage yang tinggi. Banyak orang yang belum begitu paham dengan money management sehingga sudah pasti akan kesulitan ketika trading forex.

Wah enak sekali ya, bisa kaya dari robot..hehehehe

4. Telegram Palsu

Modus nya adalah membuat grup telegram palsu akun-akun Instagram maupun Youtube yang terkenal. Lalu meminta dana kepada anggota grup.

5. Investasi yang tak jelas izin dan asal usul nya

Iklan-iklan investasi ini banyak berseliweran di internet. Menawarkan bebas finansial dengan rutin mendapatkan uang setiap hari tanpa bekerja.

So Guys, untuk menghindari investasi bodong hal yang pertama kali kita lakukan adalah 

Mengubah mindset kita tentang investasi. Sebaiknya kita memikirkan resiko terlebih dahulu sebelum memulai investasi, bukan malah sudah memimpikan untung yang sebesar-besarnya.

Yang kedua cek izin perusahaan yang menawarkan investasi tersebut ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika tidak mendapatkan informasi yang kita inginkan, kita bisa bertanya di admin OJK atau jika kalian membutuhkan informasi, kalian bisa chat penulis di Whatsapp.


Tetap Waspada ya Guys, sayangi uang hasil kerja keras kita siang dan malam. Yang sudah kita kumpulin bertahun-tahun.

Share pengalaman kamu tertipu investasi bodong disini, agar teman-teman lain bisa belajar dari kesalahan yang kita kamu lakukan.

Komentar

Paling Banyak dibaca

Cara dan Langkah Membuka Akun Saham Online

Untuk membuka rekening saham online diperlukan beberapa syarat. Syarat-syarat membuka akun saham online yang harus dipenuhi adalah : 1. Foto KTP 2. Foto NPWP 3. Cover Depan Buku Tabungan (Jika menggunakan RDN Bank Mandiri, Permata, dan Sinarmas)* *Khusus untuk yang ingin membuka Rekening Saham BCA, poin yg ketiga tidak diperlukan .  Yang penting kamu sudah mengingat nomor rekening BCA nya. Nah satu keunggulan jika kamu sudah memakai rekening BCA, kamu tidak perlu print dokumen fisik lagi. Jadi bisa langsung daftar sampai selesai semuanya full online. Jadi melalui handphone kamu, sekarang kamu bisa membuka akun saham online . Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah : 1. Mendownload Aplikasi Poems (Milik Phillip Sekuritas Indonesia) Linknya ada disini : Aplikasi Saham 2. Setelah Download, Pilih Open Account. 3. Kemudian masuk pada bagian ini. Saya mengenal Phillip dari : Website (terserah mau isi apa) Pada bagian Pusat/Cabang/Sales/Galeri Investasi/Agen jangan lupa diis

6 Jenis dan Tipe Saham Menurut Peter Lynch (Investor Legendaris Amerika Serikat)

Seorang pakar investasi saham dari Amerika Serikat, yaitu Peter Lynch dalam bukunya One Up On Wall Street pernah membagikan 6 jenis saham menurut kategori dan karakteristiknya. Sebelumnya kita kenalan dulu dengan sosok Peter Lynch. Peter Lynch adalah seorang manager investasi asal Amerika Serikat yang mengelola dana investasi bernama Magellan Fidelity . Selama 13 tahun mengelola Fund tersebut, Peter berhasil mencatat return tahunan sebesar 29%. FYI, Investor legendaris Warren Buffet hanya mampu mencetak return 20% per tahun. Namun semua ini tidak bisa dicompare bulat2 begitu saja. Total dana kelolaan dua legenda ini juga berbeda. Jauh lebih mudah mendapatkan return besar dengan dana yang sedikit dibandingkan mengelola dana yang banyak. Nah balik lagi ke topik kali ini, apa saja jenis saham yang digolongkan oleh Peter Lynch? 1. Slow Grower (Pertumbuhan yang lambat) Perusahaan yang masuk dalam klasifikasi ini adalah perusahaan yang sudah sangat matang. Biasanya perusahaan yang berada

Mengapa sering disebut saham gorengan? Apa ciri-ciri sahamnya?

Pernahkan kalian pernah mendengar kata-kata "saham gorengan" ? Sepertinya kata gorengan sudah lazim digunakan, bahkan yang belum tau tentang investasi saham juga pernah mendengar saham gorengan . Sayangnya, tidak terlalu banyak yang paham apa itu saham gorengan . Sebenarnya maksud gorengan disini adalah bahwa saham tersebut sangat tidak stabil alias harganya bisa naik dan turun secara tidak wajar dalam waktu yang singkat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi karena pada umumnya Nilai Kapitalisasi Saham tersebut masih kecil. Misalnya kapitalisasi nya hanya 100 Milyar Rupiah. Maka bisa dibayangkan ketika ada transaksi jual beli 10 Milyar saja per hari, harga saham tersebut bisa sangat liar. Untuk itu sebelum membeli saham, kamu harus tahu dulu. Tujuannya trading kah, investing kah? Beberapa saham yang tidak likuid belum tentu  saham yang jelek. Bisa saja saham tersebut memang sekarang ini bukanlah saham yang favorit para investor. Perlu nya analisa fun

Perhatian Investor! Ini dia 6 Saham yang Dividen Yield nya Sangat Tinggi

Faktor Dividen yang tinggi bisa menjadi salah satu pertimbangan yang menarik bagi investor untuk melakukan investasi di samping mendapatkan capital gain . Bagi yang belum tahu, kita bisa mendapatkan untuk di bursa saham melalui 2 metode, yaitu : 1. Capital Gain 2. Dividen Untuk selengkapnya dapat dibaca disini : Cara Mendapatkan Uang di Saham Jadi, pada artikel saham kali ini kita akan membahas saham-saham yang memiliki dividen yield yang tinggi. Dividen Yield yang tinggi artinya, investor mendapatkan persenan dividen yang tinggi dari hasil investasinya di saham tersebut. Ini dia list saham-saham pembagi dividen yang tinggi : Tonton Video di bawah ini : 1. PT. Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Emiten milik Sinarmas ini merupakan salah satu pengembang properti besar baik untuk kawasan industri, kawasan hunian, maupun kawasan komersial. DMAS lebih berfokus pada pembangunan kawasan industri. Kawasan Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat merupakan salah satu kawasan modern milik Puradelt

Apa itu Saham Blue Chip dan Saham Apa Saja yang Termasuk Saham Blue Chip?

Beli saja saham-saham Blue Chip , begitulah perumpamaan yang sering kita dengar di pasar modal. Sebenarnya, apa sih saham Blue Chip itu? Saham Blue Chip adalah istilah yang digunakan untuk menyebut perusahaan-perusahaan yang sudah matang dan besar selama bertahun-tahun. Perusahaan-Perusahaan ini sudah membuktikan secara bertahun-tahun bahwa mereka dapat secara konsisten menghasilkan laba atau profit bagi para pemegang saham alias investor. Di Indonesia, yang termasuk perusahaan-perusahaan Blue Chip banyak bergerak di bidang Finance ( keuangan) dan Consumer Goods. Contohnya 4 Bank besar Indonesia yaitu : Bank BCA, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI. Di sektor Consumer Goods ada nama-nama besar seperti: Unilever, Sampoerna, Gudang Garam, Indofood, Ace Hardware. Di sektor telekomunikasi juga ada BUMN seperti Telkom . Perusahaan-perusahaan ini sudah membuktikan secara bertahun-tahun bahwa mereka konsisten mencetak laba(profit), walaupun ada tahun2 yang menantang contohnya sa