Langsung ke konten utama

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Earning Per Share (EPS) dalam Analisa Fundamental Saham

Dalam Analisa Fundamental Saham, dikenal salah satu cara klasik untuk mengetahui seberapa besar kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih dari setiap lembar saham yang dimiliki oleh investor.

Komponen apa saja yang dimasukin untuk menghitung EPS sebuah Emiten ?


Bagaimana Cara menghitung Earning Per Share (EPS) ?
Laba perusahaan adalah Rp. 2.000.000.000 
Jumlah lembar saham perusahaan adalah 100.000.000 lembar 
Maka, laba bersih per saham adalah Rp. 2.000.000.000 / 100.000.000 = Rp. 20 / lembar saham.

Angka di atas adalah contoh bahwa setiap lembar saham dapat menghasilkan keuntungan Rp20.

Jadi, teman-teman gak perlu bingung lagi mengenai EPS.
Biasanya, semakin besar EPS suatu emiten maka semakin besar pula kemampuan perusahaan untuk menghasilkan untung bagi para pemegang sahamnya.
Akan tetapi naiknya sebuah EPS emiten bukan hanya karena laba bersih yang meningkat, bisa saja ada faktor lain yg mempengaruhi nya.

Faktor yang mempengaruhi naiknya angka EPS :
1. Net Profit (Laba Bersih) naik dan Jumlah Saham yang beredar tetap.
2. Net Profit (Laba Bersih) naik dan Jumlah Saham yang beredar turun/ berkurang.
3. Net Profit (Laba Bersih) naik dan Jumlah Saham yang beredar naik signifikan, tetapi mampu mencetak net profit yang signifikan.

Faktor yang mempengaruhi turunnya angka EPS :
1. Net Profit (Laba Bersih) turun dan Jumlah Saham yang beredar tetap.
2. Net Profit (Laba Bersih) turun dan Jumlah Saham yang naik/bertambah.
3. Net Profit (Laba Bersih) naik dan Jumlah Saham yang beredar naik, sehingga membuat rasio EPS turun.

Komentar

Paling Banyak dibaca

Daftar Perusahaan Manufaktur Tbk yang Melantai di Bursa Efek Indonesia

Pada dasarnya perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi, artinya perusahaan-perusahaan ini memproduksi barang mentah, barang setengah jadi, maupun barang jadi. Penasaran nih dengan daftar saham-saham yang merupakan produsen di Indonesia, yuk kita lihat pembagiannya. Bursa Efek Indonesia (BEI) membagi perusahaan manufaktur menjadi tiga bagian : 1. Sektor Industri Dasar dan Kimia 2. Sektor Industri Aneka 3. Sektor Industri Barang Konsumsi OK. Kita bahas satu per satu ya. mulai dari Sektor Industri Dasar dan Kimia. 1. Sektor Industri Dasar dan Kimia terdiri lagi dari 8 sub-sektor yaitu : a. Sub Sektor Semen Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) b. Sub Sektor Keramik Porselin dan Kaca Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) Inti Keram...

Cara dan Langkah Membuka Akun Saham Online

Note : Semua rekening sudah bisa membuka akun saham secara online di Phillip Sekuritas. Perbedaannya, jika kamu sudah memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank BCA . Jika kamu belum memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank Permata . Untuk membuka rekening saham online di Phillip Sekuritas Indonesia diperlukan beberapa syarat. Syarat-syarat membuka akun saham online yang harus dipenuhi adalah : 1. Foto KTP 2. Foto NPWP (Tidak Wajib) 3. Cover Depan Buku Tabungan (Jika menggunakan RDN Bank Mandiri dan Sinarmas)* *Khusus untuk yang ingin membuka Rekening Saham BCA dan Bank Permata, poin yg ketiga tidak diperlukan .  Yang penting kamu sudah mengingat nomor rekening BCA atau Permata nya. Nah satu keunggulan jika kamu sudah memakai rekening BCA atau rekening Bank Permata, kamu tidak perlu print dokumen fisik lagi. Jadi bisa langsung daftar sampai selesai semuanya full online. Jadi melalui handphone kamu, sekarang kamu bisa membuka akun saham online . ...

7 Tips Penting Agar Tidak Gagal di Bursa Saham

Banyak orang yang pengen memulai investasi saham, ada pula yang sudah memulai nya, tapi pada akhirnya tidak akan terlalu banyak yang bertahan. Mengapa? Karena kebanyakan hanya melihat efek yang dirasakan pada jangka pendek. Ketika saham yang dibeli turun sedikit saja, kita langsung berpikir bahwa kita sudah gagal. Hahahaha. Ingat, setiap orang maupun institusi yang membeli atau menjual saham di bursa punya kepentingan masing-masing. Bisa saja hari ini harga saham BMRI dibeli dengan sangat banyak, baik investor asing maupun investor lokal atau yang terjadi juga sebaliknya. Sehingga dalam jangka pendek, sangat sulit memprediksi pergerakan harga saham. Walaupun dalam jangka panjang, juga tidak menjamin apapun. Baiklah, langsung saja kita ulas tips penting apa saja yang harus kita lakukan agar kita tidak gagal di bursa saham, yaitu : 1. Kenali Tujuan Anda Berinvestasi Apa sih tujuan anda berinvestasi? Tentunya, dapat duit. Pengen dapat duit nya cepat atau lambat? Berapa Rupiah yang ingin a...

Mengapa Saham Sawit Jarang Naik ? Padahal Performa Oke.

Pertanyaan dari judul di atas terus muncul dari benak saya. Seperti yang kita ketahui harga sawit mencapai titik tertinggi alias All Time High di tahun 2022, tetapi harga sahamnya tidak naik banyak dan malah cenderung turun. Hal ini bertolak belakang dengan saham komoditas lain seperti batubara, yang harga sahamnya langsung mengekor naik ketika perusahaan mendapatkan profit yang besar di tahun 2022. Sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Kedua komoditas ini sangat penting dan dibutuhkan di seluruh dunia. CPO diperlukan untuk pembuatan minyak goreng, margarin, sabun, dan juga untuk kendaraan biodiesel. Batubara tidak kalah pentingnya untuk menerangi hidup kita di malam hari dan memberikan kehidupan bagi manusia, yaitu listrik. Commodity Boom adalah istilah yang sering digunakan para pemerhati pasar modal dalam melihat fenomena ini. Dimana saat harga-harga komoditas naik gila-gilaan. Mengapa produsen sawit untung besar namun sahamnya tidak naik? Menurut opini dan analisa yang saya lakukan...

Pengen Mulai Investasi Saham Tapi Uangnya Belum Cukup ? Ini Solusinya !

Pernahkah anda mendengar pernyataan seperti ini? "Saya pengen banget mulai investasi saham tapi uangnya belum cukup".  Pernyataan di atas ada benar nya juga. Bagi kita yang penghasilannya tidak bersisa setiap bulan setelah menerima gaji atau dari hasil usaha, maka kita akan sulit memulai "Nabung Saham". Apalagi keuangan kita malah minus untuk menutup utang-utang yang kita miliki. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal-hal di atas, yaitu : 1. Penghasilan kita memang kecil Contoh saja kita memiliki penghasilan sebesar UMR bahkan di bawah UMR, namun kita harus membayar biaya kost2an, transportasi, telekomunikasi, dan juga nongki2 cantik. Terkadang lifestyle kita tidak hedon dan hanya biasa2 saja. Apa daya, karena penghasilan kita kecil mau tidak mau uang yang kita kumpulkan setiap bulannya akan habis begitu saja untuk memenuhi biaya hidup. Solusi dari masalah ini : - Kita harus memperbesar kapasitas diri kita , agar kita memiliki peluang berkarir yang lebih baik. Car...