Memilih saham memang harus bijak dan hati2. Jangan sampai uang yang kita kumpulkan malah habis begitu saja. Dinamika politik dan bisnis berjalan begitu cepat. Setiap hari kita dihadapkan pada banyak berita. Kadang berita tersebut membawa angin segar, terkadang membawa kabar buruk.
Jika tujuan investasi kita benar2 panjang, maka kita tidak perlu merespon berlebihan terhadap berita2 tersebut. Termasuk juga pergerakan harga saham yang kita beli dalam jangka pendek. Untuk menyamakan persepsi, saya menganggap jangka panjang disini adalah di atas 10 tahun dan bahkan saham tersebut bisa dipegang selamanya.
Berikut poin-poin yang kita bahas untuk menentukan saham bagus dalam jangka panjang :
1. Kenali diri sendiri
Hal pertama yang kita lakukan adalah mengenali diri sendiri. Ketika kita memutuskan untuk berinvestasi jangka panjang, kita harus tahu siapa kita sebenarnya dan apa pekerjaan utama kita. Contohnya kita adalah karyawan di suatu perusahaan dengan gaji Rp 5 juta. Bagaimana jikalau kita hanya mampu berinvestasi Rp1 juta per bulan? tidak jadi masalah.
Ingat, compounding interest itu sangat luar biasa. Uang yang kita invest, akan bergulung terus dan membesar dari waktu ke waktu. Itu pun dengan anggapan karir kita tidak maju2 dan gaji kita tidak naik signifikan. Kalau gaji kita naik signifikan, well bagus sekali. Semakin besar pula, uang yang bisa kita investasikan. Kalau kita pengusaha, tentu kita harus mengatur cashflow usaha kita dengan baik dan harus dipisahkan dengan investasi. Jangan sampai uang untuk usaha malah mandek karena kita memaksakan untuk investasi.
Banyak juga orang yang bekerja sebagai freelancer, juga boleh2 saja. Yang terpenting adalah kita bisa konsisten saving (menabung) dulu, lalu mulai berinvestasi. Karena kalau tidak ada uang yang tersisa, bagaimana bisa berinvestasi?
2. Konsisten pada tujuan jangka panjang
Hey, anda adalah seorang investor sekarang, artinya pergerakan saham jangka pendek tidak terlalu memusingkan anda. Selama saham tersebut masih bergerak dalam koridor yang benar, seharusnya kita tidak perlu panik. Jangan mudah terpengatuh dengan cuan orang lain.
Semisal, beberapa hari ini saham X naik tinggi sampai 100%, sementara saham kita masih disitu-situ aja. Biasanya kita akan FOMO ( Fear Of Missing Out) karena tidak mau ketinggalan. Lalu kita jual saham jangka panjang yang kita miliki untuk ambil bagian di saham yang lagi hot atau viral. Tidak ada yang salah dengan hal ini, karena bisa saja kita mendapatkan cuan. Namun, takutnya kita melupakan tujuan utama kita dalam jangka panjang. Ketika saham viral itu turun dan kita nyangkut, kita jadinya harus mengubah strategi.
3. Baca Profile dan Laporan Keuangan Perusahaan
Untuk menentukan saham mana yang bagus, tentunya kita harus mengetahui profile dan kinerja saham tersebut. Mulai lah membaca laporan keuangan, dicicil saja setiap hari sehingga menjadi kebiasaan. Barulah kita dapat menentukan saham apa yang harus kita beli dan berapa nilai uang yang harus tetap kita invest atau deposit setiap bulannya. Kalau misalnya kita mengetahui lebih banyak tentang suatu sektor saham, maka akan itu menjadi keunggulan kita.
4. Invest yang rutin membagikan dividen
Perusahaan yang rutin membagikan dividen dari keuntungan usaha adalah perusahaan yang bagus. Waktu tunggu kita untuk mendapatkan profit dari capital gain, bisa kita dapat duluan dari dividen yang dibagikan. Dividen yang kita dapat, juga bisa kita belikan lagi di saham yang sama. Jika konsisten melakukan ini, aset kita akan bertumbuh terus.
Bagaimana kalau kita mendapat perusahaan bagus, tapi tidak membagikan dividen? atau dividen yang dibagikan kecil sekali? Sebenarnya tidak terlalu masalah, selama kita punya pertimbangan lain dalam melihat sebuah peluang atau kesempatan.
Demikianlah beberapa strategi yang bisa kita terapkan dalam memilih saham untuk investasi jangka panjang. Kesimpulannya kita harus lebih aktif mencari peluang daripada mendengarnya dari orang lain dan jangan lupa semangat dalam mencari aktif income dan berhemat untuk dapat berinvestasi lebih besar.
Jika kamu ingin membuka akun saham bersamaku, kamu dapat daftar di bawah ini :
Buka Akun Saham Tanpa Dokumen Fisik
Semoga kita dapat bersama-sama tumbuh dan berkembang.
Salam Investasi.


Komentar
Posting Komentar