Langsung ke konten utama

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Menjadi Kaya dan Pensiun dengan Investasi Saham Jangka Panjang

Memilih saham memang harus bijak dan hati2. Jangan sampai uang yang kita kumpulkan malah habis begitu saja. Dinamika politik dan bisnis berjalan begitu cepat. Setiap hari kita dihadapkan pada banyak berita. Kadang berita tersebut membawa angin segar, terkadang membawa kabar buruk.

Jika tujuan investasi kita benar2 panjang, maka kita tidak perlu merespon berlebihan terhadap berita2 tersebut. Termasuk juga pergerakan harga saham yang kita beli dalam jangka pendek. Untuk menyamakan persepsi, saya menganggap jangka panjang disini adalah di atas 10 tahun dan bahkan saham tersebut bisa dipegang selamanya.

Berikut poin-poin yang kita bahas untuk menentukan saham bagus dalam jangka panjang :

1. Kenali diri sendiri

Hal pertama yang kita lakukan adalah mengenali diri sendiri. Ketika kita memutuskan untuk berinvestasi jangka panjang, kita harus tahu siapa kita sebenarnya dan apa pekerjaan utama kita. Contohnya kita adalah karyawan di suatu perusahaan dengan gaji Rp 5 juta. Bagaimana jikalau kita hanya mampu berinvestasi Rp1 juta per bulan? tidak jadi masalah.

Ingat, compounding interest itu sangat luar biasa. Uang yang kita invest, akan bergulung terus dan membesar dari waktu ke waktu. Itu pun dengan anggapan karir kita tidak maju2 dan gaji kita tidak naik signifikan. Kalau gaji kita naik signifikan, well bagus sekali. Semakin besar pula, uang yang bisa kita investasikan. Kalau kita pengusaha, tentu kita harus mengatur cashflow usaha kita dengan baik dan harus dipisahkan dengan investasi. Jangan sampai uang untuk usaha malah mandek karena kita memaksakan untuk investasi.

Banyak juga orang yang bekerja sebagai freelancer, juga boleh2 saja. Yang terpenting adalah kita bisa konsisten saving (menabung) dulu, lalu mulai berinvestasi. Karena kalau tidak ada uang yang tersisa, bagaimana bisa berinvestasi?

2. Konsisten pada tujuan jangka panjang

Hey, anda adalah seorang investor sekarang, artinya pergerakan saham jangka pendek tidak terlalu memusingkan anda. Selama saham tersebut masih bergerak dalam koridor yang benar, seharusnya kita tidak perlu panik. Jangan mudah terpengatuh dengan cuan orang lain. 

Semisal, beberapa hari ini saham X naik tinggi sampai 100%, sementara saham kita masih disitu-situ aja. Biasanya kita akan FOMO ( Fear Of Missing Out) karena tidak mau ketinggalan. Lalu kita jual saham jangka panjang yang kita miliki untuk ambil bagian di saham yang lagi hot atau viral. Tidak ada yang salah dengan hal ini, karena bisa saja kita mendapatkan cuan. Namun, takutnya kita melupakan tujuan utama kita dalam jangka panjang. Ketika saham viral itu turun dan kita nyangkut, kita jadinya harus mengubah strategi.

3. Baca Profile dan Laporan Keuangan Perusahaan

Untuk menentukan saham mana yang bagus, tentunya kita harus mengetahui profile dan kinerja saham tersebut. Mulai lah membaca laporan keuangan, dicicil saja setiap hari sehingga menjadi kebiasaan. Barulah kita dapat menentukan saham apa yang harus kita beli dan berapa nilai uang yang harus tetap kita invest atau deposit setiap bulannya. Kalau misalnya kita mengetahui lebih banyak tentang suatu sektor saham, maka akan itu menjadi keunggulan kita.

4. Invest yang rutin membagikan dividen

Perusahaan yang rutin membagikan dividen dari keuntungan usaha adalah perusahaan yang bagus. Waktu tunggu kita untuk mendapatkan profit dari capital gain, bisa kita dapat duluan dari dividen yang dibagikan. Dividen yang kita dapat, juga bisa kita belikan lagi di saham yang sama. Jika konsisten melakukan ini, aset kita akan bertumbuh terus. 

Bagaimana kalau kita mendapat perusahaan bagus, tapi tidak membagikan dividen? atau dividen yang dibagikan kecil sekali? Sebenarnya tidak terlalu masalah, selama kita punya pertimbangan lain dalam melihat sebuah peluang atau kesempatan.

Demikianlah beberapa strategi yang bisa kita terapkan dalam memilih saham untuk investasi jangka panjang. Kesimpulannya kita harus lebih aktif mencari peluang daripada mendengarnya dari orang lain dan jangan lupa semangat dalam mencari aktif income dan berhemat untuk dapat berinvestasi lebih besar.

Jika kamu ingin membuka akun saham bersamaku, kamu dapat daftar di bawah ini :

Buka Akun Saham Tanpa Dokumen Fisik

Semoga kita dapat bersama-sama tumbuh dan berkembang.

Salam Investasi.

Komentar

Paling Banyak dibaca

Cara dan Langkah Membuka Akun Saham Online

Note : Semua rekening sudah bisa membuka akun saham secara online di Phillip Sekuritas. Perbedaannya, jika kamu sudah memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank BCA . Jika kamu belum memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank Permata . Untuk membuka rekening saham online di Phillip Sekuritas Indonesia diperlukan beberapa syarat. Syarat-syarat membuka akun saham online yang harus dipenuhi adalah : 1. Foto KTP 2. Foto NPWP (Tidak Wajib) 3. Cover Depan Buku Tabungan (Jika menggunakan RDN Bank Mandiri dan Sinarmas)* *Khusus untuk yang ingin membuka Rekening Saham BCA dan Bank Permata, poin yg ketiga tidak diperlukan .  Yang penting kamu sudah mengingat nomor rekening BCA atau Permata nya. Nah satu keunggulan jika kamu sudah memakai rekening BCA atau rekening Bank Permata, kamu tidak perlu print dokumen fisik lagi. Jadi bisa langsung daftar sampai selesai semuanya full online. Jadi melalui handphone kamu, sekarang kamu bisa membuka akun saham online . ...

3 Cara Simpel Cuan Saham dari Saham IPO

Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan profit di pasar modal. Ada orang yang tetap cuan walaupun kerjaannya hanya menunggu suatu saham naik, ada pula yang trading dalam jangka waktu yang pendek dalam hitungan jam maupun menit. Nah ada pula yang cuan dari membeli saham2 IPO. Membeli saham IPO memang sangat menarik untuk dibahas. Buat yang belum tahu, saham2 IPO adalah saham yang baru pertama sekali listing di Bursa Efek Indonesia alias saham2 baru. Apa yang harus kita lakukan sebelum membeli saham2 IPO? Tentu saja kita sudah harus memiliki akun saham terlebih dahulu. Akun saham bisa digunakan untuk membeli saham (termasuk saham2 IPO) , reksadana, obligasi negara (surat utang negara) , maupun obligasi perusahaan (surat utang perusahaan). Bagi kamu yang mau buka akun saham pertama sekali maupun jika mau buka akun saham lagi untuk diversifikasi portfolio, kamu bisa klik langkah2 di link di bawah ini. Jika ada yang kurang jelas, kamu bisa contact say...

Daftar Perusahaan Manufaktur Tbk yang Melantai di Bursa Efek Indonesia

Pada dasarnya perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi, artinya perusahaan-perusahaan ini memproduksi barang mentah, barang setengah jadi, maupun barang jadi. Penasaran nih dengan daftar saham-saham yang merupakan produsen di Indonesia, yuk kita lihat pembagiannya. Bursa Efek Indonesia (BEI) membagi perusahaan manufaktur menjadi tiga bagian : 1. Sektor Industri Dasar dan Kimia 2. Sektor Industri Aneka 3. Sektor Industri Barang Konsumsi OK. Kita bahas satu per satu ya. mulai dari Sektor Industri Dasar dan Kimia. 1. Sektor Industri Dasar dan Kimia terdiri lagi dari 8 sub-sektor yaitu : a. Sub Sektor Semen Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) b. Sub Sektor Keramik Porselin dan Kaca Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) Inti Keram...

Takutlah ketika orang lain serakah, Serakah lah ketika orang lain takut.

Portofolio Saham Merah? Mungkin Ini Saatnya Memulai Lagi dengan Average Price yang Lebih Baik Hampir setiap investor saham pernah mengalami fase yang sama. Ketika membuka aplikasi sekuritas, yang terlihat justru dominasi warna merah. Portofolio turun 10%, 20%, bahkan lebih. Rasanya ingin menunggu harga kembali ke titik impas, tetapi pasar justru terus bergerak tanpa kepastian. Jika Anda sedang berada di kondisi tersebut, Anda tidak sendirian. Yang perlu diingat, penurunan portofolio bukan berarti perjalanan investasi telah berakhir. Justru dalam sejarah pasar modal, banyak investor sukses memanfaatkan periode penurunan untuk membangun kembali portofolionya dengan strategi yang lebih baik. Jangan Terjebak dengan Harga Beli Lama Banyak investor enggan membeli saham lagi hanya karena masih terpaku pada harga beli sebelumnya. Misalnya Anda membeli saham di harga Rp8.000. Saat ini saham tersebut berada di Rp5.500. Pikiran yang sering muncul adalah: "Saya tunggu balik ke Rp8.000 dulu ba...

Hati-Hati Dengan Influencer Investasi atau Saham Yang Ingin Mengambil Uang Kamu

Artikel ini bukan menjatuhkan influencer saham semuanya. Banyak juga influencer saham yang mengedukasi dengan benar, tetapi ada juga influencer yang berniat jahat untuk 'mencuri' uang.  Influencer alias pegiat media sosial sangat membantu masyarakat agar terhindar dari investasi bodong. Media sosial merupakan salah satu media yang paling banyak diakses masyarakat untuk belajar investasi. Berikut saya ceritakan beberapa modus yang dilakukan influencer saham untuk mengambil uang kamu, yaitu : 1. Penipuan Investasi Grup Whatsapp dan Telegram Ini salah satu yang paling marak dilakukan di media sosial. Modus nya bermacam-macam, seperti meng-invite nomor handphone anda ke grup whatsapp atau telegram . Di grup tersebut, akan banyak orang yang menshare bukti cuan atau profit karena investasi tersebut. Jika kamu mendapat invite seperti ini, lgsg saja keluar dari grup tersebut dan report akunnya ke platform whatsapp atau telegram. 2. Penipuan Investasi mengatasnamakan Public Figur Foto d...