Langsung ke konten utama

Yuk Mulai Berinvestasi !

Instagram

Daftar Perusahaan Manufaktur Tbk yang Melantai di Bursa Efek Indonesia

Pada dasarnya perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi, artinya perusahaan-perusahaan ini memproduksi barang mentah, barang setengah jadi, maupun barang jadi.

Pabrik di Indonesia









Penasaran nih dengan daftar saham-saham yang merupakan produsen di Indonesia, yuk kita lihat pembagiannya.

Bursa Efek Indonesia (BEI) membagi perusahaan manufaktur menjadi tiga bagian :

1. Sektor Industri Dasar dan Kimia

2. Sektor Industri Aneka

3. Sektor Industri Barang Konsumsi

OK. Kita bahas satu per satu ya. mulai dari Sektor Industri Dasar dan Kimia.

1. Sektor Industri Dasar dan Kimia terdiri lagi dari 8 sub-sektor yaitu :

a. Sub Sektor Semen

  • Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
  • Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR)
  • Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
  • Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  • Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
  • Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

b. Sub Sektor Keramik Porselin dan Kaca

  • Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG)
  • Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA)
  • Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK)
  • Inti Keramik Alam Industri Tbk (KIAS)
  • Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)
  • Mulia Industrindo Tbk (MLIA)
  • Surya Toto Indoensia (TOTO)

c. Sub Sektor Logam dan Sejenisnya

  • Alaskan Industrindo Tbk (ALKA)
  • Alumindo Light Metal Industry Tb (ALMI)
  • Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  • Beton Jaya Manunggal Tbk (BTON)
  • Citra Turbindo Tbk (CTBN)
  • Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST)
  • Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP)
  • Indal Alumunium Industry Tbk (INAI)
  • Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP)
  • Jakarta Kyoei Steel Work LTD Tbk (JKSW)
  • Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS)
  • Lion Metal Works Tbk (LION)
  • Lionmesh Prima Tbk (LMSH)
  • Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL)
  • Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO)
  • Trinitan Metal and Mineral Tbk (PURE) Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS)

d. Sub Sektor Kimia

  • Aneka Gas Industri Tbk (AGII)
  • Barito Pasific Tbk (BRPT)
  • Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI)
  • Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS)
  • Ekadharma International Tb (EKAD)
  • Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
  • Intan Wijaya International Tbk (INCI)
  • Emdeki Utama Tbk (MDKI)
  • Madusari Murni Indah (MOLI)
  • Indo Acitama Tbk (SRSN)
  • Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 
  • Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC)

e. Sub Sektor Plastik dan Kemasan

  • Alam Karya Unggul Tbk (AKKU)
  • Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)
  • Asiaplast Industries Tbk (APLI)
  • Berlina Tbk (BRNA)
  • Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP)
  • Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI)
  • Champion Pasific Indonesia Tbk (IGAR)
  • Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)
  • Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL)
  • Panca Budi Idaman Tbk (PBID)
  • Siwani Makmur Tb (SIMA)
  • Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)
  • Tunas Alfin Tbk (TALF)
  • Yana Prima Hasta Persada Tbk (YPAS)

f. Sub Sektor Pakan Ternak

  • Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  • Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
  • Siearad Produce Tbk (SIPD)

g. Sub Sektor Kayu dan Pengolahannya

  • Indonesia Fireboard Industry Tbk (IFII)
  • Singaraja Putra Tbk (SINI)
  • SLJ Global Tbk (SULI)
  • Trita Mahakam Resources Tbk (TIRT)

h. Sub Sektor Pulp dan Kertas

  • Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
  • Fajar Surya Wisesa Tb (FASW)
  • Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
  • Toba Pulp Lestari Tbk (INRU)
  • Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  • Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI)
  • Suparma Tbk (SPMA)
  • Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT)
  • Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

2. Sektor Industri Aneka

Sektor Industri Aneka terdiri dari sektor mesin, alat berat, kabel, otomotif, komponen otomotif, tekstil dan garment, alas kaki dan elektronika.

a. Sub Sektor Mesin dan Alat Berat

  • Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN)
  • Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)
  • Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI)
  • Steadfast Marine Tbk (KPAL)
  • Grand Kartech Tbk (KRAH)

b. Sub Sektor Otomotif dan Komponen

  • Astra International Tbk (ASII)
  • Astra Otoparts Tbk (AUTO)
  • Garuda Metallindo Tbk ( BOLT)
  • Indo Kordsa Tbk (BRAM)
  • d.h Branta Mulia Tbk
  • Goodyear Indonesia Tbk (GDYR)
  • Gajah Tunggal Tbk (GJTL)
  • Indomobil Sukses International Tbk (IMAS)
  • Indospring Tbk (INDS)
  • Nipress Tbk (NIPS)
  • Prima Alloy Steel Universal tbk (PRAS)
  • Selamat Sempurna Tbk (SMSM)

c. Sub Sektor Tekstil dan Garment

  • Polychem Indonesia Tbk (ADMG)
  • Argo Pantes Tbk (ARGO)
  • Trisula Textile Industries Tbk (BELL)
  • Century Textile Industry Tbk (CNTB)
  • Eratex Djaya Tbk (ERTX)
  • Ever Shine Tbk (ESTI)
  • Panasia Indo Resources Tbk (HDTX)
  • Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
  • Pan Brothers Tbk (PBRX)
  • Golden Flower Tbk (POLU)
  • Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)
  • Sri Rejeki Isman Tb (SRIL)
  • Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)
  • Stra Petrochem Tbk (STAR)
  • Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO)
  • Trisula International Tbk (TRIS)
  • Uni-Charm Indonesia Tbk (UCIT)
  • Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)
  • Mega Perintis Tbk (ZONE)

d. Sub Sektor Alas Kaki

  • Sepatu Bata Tbk (BATA)
  • Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)

e. Sub Sektor Elektronika

  • Sky Energi Indoensia Tbk (JSKY)
  • Sat Nusa Persada Tbk (PTSN)
  • Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS)

f. Sub Sektor Kabel

  • Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI)
  • Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI)
  • Jembo Cable Company Tbk (JECC)
  • KMI Wire And Cable Tbk (KBLI)
  • Kabelindo Murni Tbk (KBLM)
  • Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO)
  • Voksel Electric Tbk (VOKS)

3. Sektor Industri Barang Konsumsi

Sektor Barang Konsumsi terdiri dari produsen di bidang makanan, minuman, rokok, farmasi, perlengkapan dan peralatan rumah tangga. Berikut daftar lengkap nya :

a. Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman

  • Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT (AISA)
  • Tri Banyan Tirta Tbk, PT (ALTO)
  • Campina Ice Ccream Industry Tbk, PT (CAMP)
  • Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, PT (CEKA)
  • Sariguna Primatirta Tbk, PT (CLEO)
  • Wahana Interfood Nusantara Tbk, PT (COCO)
  • Delta Djakarta Tbk (DLTA)
  • Diamond Food Indonesia Tbk,PT (DMND)
  • Sentra Food Indonesia Tbk, PT (FOOD)
  • Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, PT (GOOD)
  • Buyung Poetra Sembada Tbk, PT (HOKI)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT(ICBP)
  • Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN)
  • Indofood Sukses Makmur Tbk, PT (INDF)
  • Mulia Boga Raya Tbk, PT ( KEJU)
  • Multi Bintang Indonesia Tbk, PT (MLI)
  • Mayora Indah TBK, PT (MYOR)
  • Pratama Abadi Nusa Industri Tbk, PT (PANI)
  • Prima Cakralawa Abadi Tbk (PCAR)
  • Prashida Aneka Niaga Tbk, PT (PSDN)
  • Palma Serasih Tbk, PT (PSGO)
  • Nippon Indosari Corporindo Tbk, PT (ROTI)
  • Sekar Bumi Tbk, PT (SKBM)
  • Sekar Laut Tbk, PT (SKLT)
  • Siantar Top Tbk, PT (STTP)
  • Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk, PT (ULTJ)

b. Sub Sektor Rokok

  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Handjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
  • Indonesia Tobacco Tbk (ITIC)
  • Bentoel International Investama Tbk (RMBA) 
  • Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

c. Sub Sektor Farmasi

  • Darya Variao Laboratoria Tbk (DVLA)
  • Indofarma (Persero) Tbk (INAF)
  • Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF)
  • Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  • Merck Indonesia Tbk (MERK)
  • Phapros Tbk,PT (PEHA)
  • Pyridam Farma Tbk (PYFA)
  • Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) 
  • Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC)

d. Sub Sektor Kosmetik dan Barang Keperluan Rumah Tangga

  • Akasha Wira International Tbk (ADES)
  • Kino Indonesia Tbk (KINO)
  • Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)
  • Martina Berto Tbk (MBTO)
  • Mustika Ratu Tbk (MRAT)
  • Mandom Indonesia Tbk (TCID)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

e. Sub Sektor Peralatan Rumah Tangga

  • Chitose International Tbk, PT (CNIT)
  • Kedaung Indah Can Tbk, PT (KICI)
  • Langgeng Makmur Industry Tbk, PT (LMPI) 
  • Integra Indocabinet Tbk, PT (WOOD)
Inilah daftar lengkap perusahaan-perusahaan manufaktur lengkap di Bursa Efek Indonesia.
Semoga membantu kamu untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan manufaktur hebat Indonesia ini.
Dan semoga daftar ini juga bisa membantu kamu untuk mencari lowongan pekerjaan di Daftar Perusahaan Tbk di Indonesia.

Komentar

Paling Banyak dibaca

Apa itu Bank Buku I, II, III, dan IV?

Dalam dunia perbankan Indonesia, terdapat pembagian Bank menurut modal intinya. Terdapat 4 klasifikasi Bank, yaitu : 1. Bank Buku I 2. Bank Buku II 3. Bank Buku III 4. Bank Buku IV 1. Bank Buku I Bank yang modal intinya  sampai atau kurang dari Rp 1 Triliun. Bank Buku I merupakan Bank yang paling kecil dari keempat jenis Bank di atas. Contoh Bank Buku I : - Bank Maspion - Bank Sulut - Bank Artos - Bank Pundi - Bank Sampoerna - Bank NTB - Bank NTT - Bank Yogyakarta - Bank Dinar Indonesia - Bank Capital - Bank Harda Internasional 2. Bank Buku II Bank yang modal intinya Rp 1 Triliun sampai Rp 5 Triliun. Contoh Bank Buku II : - Bank Sinarmas - Bank Aceh - Bank Riau Kepri - Bank MNC Internasional - Bank BPD Bali - Bank Ekonomi - Bank Sumut - Bank Papua - Bank Nobu - Rabobank Indonesia  - Bank Artha Graha Internasional  - Bank Victoria 3. Bank Buku III Bank yang modal intinya  sampai atau kurang dari Rp5 Triliun sampai Rp30 Triliun. Contoh ...

Cara dan Langkah Membuka Akun Saham Online

Note : Semua rekening sudah bisa membuka akun saham secara online di Phillip Sekuritas. Perbedaannya, jika kamu sudah memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank BCA . Jika kamu belum memiliki rekening BCA , maka kamu tinggal memilih RDN Bank Permata . Untuk membuka rekening saham online di Phillip Sekuritas Indonesia diperlukan beberapa syarat. Syarat-syarat membuka akun saham online yang harus dipenuhi adalah : 1. Foto KTP 2. Foto NPWP (Tidak Wajib) 3. Cover Depan Buku Tabungan (Jika menggunakan RDN Bank Mandiri dan Sinarmas)* *Khusus untuk yang ingin membuka Rekening Saham BCA dan Bank Permata, poin yg ketiga tidak diperlukan .  Yang penting kamu sudah mengingat nomor rekening BCA atau Permata nya. Nah satu keunggulan jika kamu sudah memakai rekening BCA atau rekening Bank Permata, kamu tidak perlu print dokumen fisik lagi. Jadi bisa langsung daftar sampai selesai semuanya full online. Jadi melalui handphone kamu, sekarang kamu bisa membuka akun saham online . ...

Beli Saham Ini! Ketika Harga Saham Turun

Jangan Panik ketika harga saham turun. Kenaikan dan Penurunan harga saham adalah hal yang biasa di pasar modal. Ketika banyak investor yang menjual harga saham nya di harga rendah, maka harga saham akan turun terus. Istilah kerennya Panic Selling. Kebalikan dari Panic Selling adalah Panic Buying . Ketika Panic Buying, semua orang berlomba-lomba untuk membeli saham. Tidak peduli saham apapun itu. Bahkan Valuasi Saham X bisa berkali-kali lipat dari harga wajarnya, tidak peduli apakah emiten tersebut punya bisnis yang bagus, balance sheet yang kuat, atau sedang bermasalah. Yang penting harganya naik. Bisa saja memang, kita mendapatkan profit yang besar dengan cara seperti itu, asalkan kita tahu kapan timing yang tepat untuk menjual saham-saham model seperti itu dan kita harus berpuas diri walaupun harga sahamnya naik terus. Penurunan harga saham harus disikapi dengan bijak. Bagi yang mempunyai monye management yang baik, tentu selalu mempunyai uang cash untuk berjaga-jaga agar tetap bis...

Mengapa Saham Sawit Jarang Naik ? Padahal Performa Oke.

Pertanyaan dari judul di atas terus muncul dari benak saya. Seperti yang kita ketahui harga sawit mencapai titik tertinggi alias All Time High di tahun 2022, tetapi harga sahamnya tidak naik banyak dan malah cenderung turun. Hal ini bertolak belakang dengan saham komoditas lain seperti batubara, yang harga sahamnya langsung mengekor naik ketika perusahaan mendapatkan profit yang besar di tahun 2022. Sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Kedua komoditas ini sangat penting dan dibutuhkan di seluruh dunia. CPO diperlukan untuk pembuatan minyak goreng, margarin, sabun, dan juga untuk kendaraan biodiesel. Batubara tidak kalah pentingnya untuk menerangi hidup kita di malam hari dan memberikan kehidupan bagi manusia, yaitu listrik. Commodity Boom adalah istilah yang sering digunakan para pemerhati pasar modal dalam melihat fenomena ini. Dimana saat harga-harga komoditas naik gila-gilaan. Mengapa produsen sawit untung besar namun sahamnya tidak naik? Menurut opini dan analisa yang saya lakukan...